Trip Kami tidak pernah Cancel berapapun jumlah pesertanya

Kamis, 11 September 2014

Teluk Kiluan masih mempesona 28-30 November 2014 (6x makan, nginap di pulau Kelapa)


Salam Trip

Tidak bosan-bosannya kami dari Rafauli Trip mengajak teman-teman semua untuk mengeksplore keindahan alam Indonesia baik darat maupun bawah lautnya. Untuk kali ini kami mengajak teman-teman semua berkunjung ke daerah lampung Selatan tepatnya di Teluk Kiluan. Keindahan bawah lautnya tidak kalah dengan daerah lainnya dan kita bisa menyaksikan ratusan lumba-lumba liar beratraksi didekat jukung/perahu kita.
Agar teman-teman lebih mengenal lebih dalam lagi tempat yang akan kita kunjungi nanti, kami info sedikit mengenai Teluk Kiluan... simak yah
Teluk kiluan saat ini merupakan tujuan wisata yang banyak dipilih orang. Keindahan pantai yang masih alami dan asri merupakan alasan yang tepat untuk memilih teluk kiluan sebagai tempat untuk menjernihkan fikiran. Pemandangan alam yang disajikan pun beraneka ragam. Perpaduan indahnya pegunungan yang menjulang tinggi,batu-batu karang yang terususun secara alami, air laut yang sangat jernih,terumbu karang yang elok, pasir yang putih bersih, dan suasan alam yang tenang menjadikan teluk kiluan primadona wisata lampung. Di pagi hari kawanan lumba-lumba siap menghibur hati para pengunjung dengan tarian-tarian indahnya. Suasana dimalam hari dengan menginap di cottage yang berada pulau Kelapa Kiluan akan terasa sangat berkesan dengan alunan merdu gemericik ombak yang terdengar dibibir pantai.

Minggu, 07 September 2014

Krakatau 7 - 9 Nov dan 26 - 28 Des 2014 (6x Makan dan ada 6 Spot)

Salam Trip
Kali ini berdasarkan permintaan dari beberapa peserta maka rafauli Trip menambah jadual untuk trip krakatau
- 07-09 November 2014.
- 26-28 Desember 2014

Agar teman-teman mengetahui gambaran mengenai anak gunung krakatau saya info sedikit... simak ya...

Mulai pada tahun 1927 atau kurang lebih 40 tahun setelah meletusnya Gunung Krakatau, muncul gunung api yang dikenal sebagai Anak Krakatau dari kawasan kaldera purba tersebut yang masih aktif dan tetap bertambah tingginya. Kecepatan pertumbuhan tingginya sekitar 20 inci per bulan. Setiap tahun ia menjadi lebih tinggi sekitar 20 kaki dan lebih lebar 40 kaki. Catatan lain menyebutkan penambahan tinggi sekitar 4 cm per tahun dan jika dihitung, maka dalam waktu 25 tahun penambahan tinggi anak Rakata mencapai 7.500 inci atau 500 kaki lebih tinggi dari 25 tahun sebelumnya. Penyebab tingginya gunung itu disebabkan oleh material yang keluar dari perut gunung baru itu. Saat ini ketinggian Anak Krakatau mencapai sekitar 230 meter di atas permukaan laut, sementara Gunung Krakatau sebelumnya memiliki tinggi 813 meter dari permukaan laut.




Selasa, 05 Agustus 2014

Oktober Ceria di Gunung Anak Krakatau 17-19 Oktober 2014 (makan tetap 6x yee..DP hanya 100rb)

Tidak ada bosannya kami ingin mengajak teman-teman Backpacker untuk gabung dengan trip kami,memperkenalkan dan menikmati keindahan bawah laut dan pesona alam di atas gunung anak Krakatau.

Ada sedikit informasi tentang anak Krakatau yg bisa kalian simak..yukk
Mulai pada tahun 1927 atau kurang lebih 40 tahun setelah meletusnya Gunung Krakatau, muncul gunung api yang dikenal sebagai Anak Krakatau dari kawasan kaldera purba tersebut yang masih aktif dan tetap bertambah tingginya. Kecepatan pertumbuhan tingginya sekitar 20 inci per bulan. Setiap tahun ia menjadi lebih tinggi sekitar 20 kaki dan lebih lebar 40 kaki. Catatan lain menyebutkan penambahan tinggi sekitar 4 cm per tahun dan jika dihitung, maka dalam waktu 25 tahun penambahan tinggi anak Rakata mencapai 7.500 inci atau 500 kaki lebih tinggi dari 25 tahun sebelumnya. Penyebab tingginya gunung itu disebabkan oleh material yang keluar dari perut gunung baru itu. Saat ini ketinggian Anak Krakatau mencapai sekitar 230 meter di atas permukaan laut, sementara Gunung Krakatau sebelumnya memiliki tinggi 813 meter dari permukaan laut.
Menurut Simon Winchester, sekalipun apa yang terjadi dalam kehidupan Krakatau yang dulu

Minggu, 22 Juni 2014

Main Di Pantai Peucang dan Kano di Ujungkulon 26-28 September 2014 (6x makan, dengan Bus Pariwisata AC PP)

Salam Trip
Untuk kesekian kalinya kami dari Rafauli Trip mengajak teman-teman backpacker untuk ikut di trip Ujungkulon 26-28 September 2014.... trip Kali ini kita perbanyak main di pantainya biar teman-temen puas dan dapat foto banyak.... agar teman-teman mengetahui tentang Tn. Ujung Kulon kami info sedikit.. simak yah...

Taman Nasional Ujung Kulon merupakan perwakilan ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah yang tersisa dan terluas di Jawa Barat, serta merupakan habitat yang ideal bagi kelangsungan hidup satwa langka badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan satwa langka lainnya. Terdapat tiga tipe ekosistem di taman nasional ini yaitu ekosistem perairan laut, ekosistem rawa, dan ekosistem daratan.


Keanekaragaman tumbuhan dan satwa di Taman Nasional Ujung Kulon mulai dikenal oleh para peneliti, pakar botani Belanda dan Inggris sejak tahun 1820.
Kurang lebih 700 jenis tumbuhan terlindungi dengan baik dan 57 jenis diantaranya langka seperti; merbau (Intsia bijuga), palahlar (Dipterocarpus haseltii), bungur (Lagerstroemia speciosa), cerlang (Pterospermum diversifolium), ki hujan (Engelhardia serrata)dan berbagai macam jenis anggrek.

Kepulauan Togian adalah Coral Triangle yuk kita liat langsung 8 - 11 Oktober 2014 (bisa Diving)

Salam Trip dan Salam Backpacker...

Kali ini Rafauli Trip ajak teman-teman untuk melihat dari dekat coral triangle yang berada di wilayah gugusan Negara Indonesia tercinta ini, Agar teman-teman lebih mengenal lagi seperti apa gugusan togean ini, berikut kami info mengenai Togean.

Taman Nasional Kepulauan Togean adalah sebuah sebuah taman nasional di Kepulauan Togean yang terletak di Teluk Tomini, Sulawesi Tengah yang diresmikan pada tahun 2004. Secara administrasi wilayah ini berada di Kabupaten Tojo Una-una.

Kepulauan ini dikenal kaya akan terumbu karang dan berbagai biota laut yang langka dan dilindungi. Beberapa aksi wisata yang dapat dilakukan di Kepulauan Togean antara lain: menyelam dan snorkelling di Pulau Kadidiri, memancing ,menjelajah alam hutan yang ada di dalam hutan yang ada di Pulau Malenge, serta mengunjungi gunung Colo di Pulau Una-una. Wisatawan juga bisa mengunjungi pemukiman orang Bajo di Kabalutan.

 Trims buat Fotografernya

Hasil survei Marine Rapid Assessment Program (MRAP) oleh Conservation International Indonesia (CII) tahun 1998 di Kepulauan Togean dan Banggai menunjukkan bahwa kepulauan Togean merupakan salah satu bagian ekosistem terumbu karang penting dari ‘coral triangle’ yang meliputi wilayah Indonesia, Filipina, Malaysia, Papua Nugini, Jepang dan Australia. Terumbu karang di Kepulauan Togean kaya akan keanekaragaman hayati laut dengan 4 type terumbu karang : karang tepi (fringing reef), karang penghalang (barrier reef), karang tompok (patch reef), dan karang cincin (atoll).

Selasa, 17 Juni 2014

Karimunjawa Lagi yuk 24-26 Oktober 2014 (Penginapan Wisma Apung, makan 7x)

Salam Backpacker....
Untuk kesekian kalinya Rafauli Trip membuka trip kembali ke Karimunjawa setelah sukses di trip sebelumnya. agar lebih mengetahui daerah tersebut kami info kepada teman-teman sedikit mengenai Karimunjawa.

Karimunjawa terletak di Laut Jawa + 83 km dari kota Jepara menuju arah utara. Obyek ini merupakan kepulauan yang ditetapkan sebagai Taman Nasional Laut Karimunjawa. Luas daratan 7.120 Ha dengan pulau berjumlah 27 buah, namun yang berpenghuni hanya 5 buah. yaitu Karimunjawa, Kemujan, Parang, Nyamuk dan Genting.
 
 
Dengan hamparan pemandangan di sela-sela pulau, pasir putih yang membentang di sepanjang pantai dengan pohon kelapa. Terdapat 242 jenis ikan hias, serta 133 genera fauna akuatik.
========================================================